VIPBESTNEWS | Tempat Semua Berita Terbaru Nasional Dan Mancanegara

Gudang nya Berita Indonesia dan Dunia, kabar terbaru terkini. Situs berita terpercaya dari politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno korupsi kriminal hingga gosip artis.

Kesehatan Gratis Buat Ojol, Kuota 150 Ribu Pengendara Per Hari

Kesehatan Gratis Buat Ojol

Kesehatan Gratis Buat Ojol, Kuota 150 Ribu Pengendara Per Hari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku transportasi daring.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, secara resmi mengumumkan kolaborasi lintas kementerian dalam penyelenggaraan program pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan bagi para pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol), dengan target capaian hingga 150 ribu individu per hari.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Sabtu (22/3/2025), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan program kesehatan gratis tersebut. Ia menekankan bahwa keselamatan dalam transportasi tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan semata, namun juga sangat ditentukan oleh kondisi fisik dan kesehatan para pengemudi yang menjadi ujung tombak layanan transportasi.

“Upaya ini selaras dengan misi utama Kementerian Perhubungan, yakni menciptakan sistem transportasi nasional yang mengutamakan aspek keselamatan. Program ini sangat strategis dalam memperkuat komponen keselamatan dari sisi sumber daya manusianya,” tegas Menhub Dudy.

Kesehatan Gratis Buat Ojol, Kuota 150 Ribu

Cek kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online (ojol)

Lebih lanjut, Dudy menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat diperluas cakupannya sehingga menjangkau lebih banyak pengemudi di berbagai wilayah. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi deteksi dini penyakit, pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta pemeriksaan urin untuk memastikan bahwa pengemudi dalam keadaan layak dan sehat secara fisik.

“Ketika pengemudi dalam kondisi sehat, mereka tentu dapat memberikan pelayanan secara optimal dan bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, besar harapan kami agar program ini berlanjut dan terus ditingkatkan jangkauannya,” imbuhnya.

Kementerian Perhubungan juga menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan keselamatan lintas moda transportasi, terutama menjelang masa angkutan Lebaran tahun 2025 yang diperkirakan akan melibatkan mobilitas besar masyarakat dari berbagai daerah.

“Dalam konteks penyelenggaraan angkutan Lebaran, kami menilai Kemenkes memiliki peran yang sangat vital. Ketersediaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di berbagai titik simpul transportasi merupakan faktor pendukung utama dalam menjamin kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik,” papar Dudy.

Ia juga menegaskan pentingnya pemeriksaan fisik secara langsung, termasuk pemeriksaan darah dan urin oleh tenaga kesehatan di lapangan. Pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mendeteksi kondisi pengemudi yang berisiko serta mencegah potensi gangguan kesehatan selama perjalanan jarak jauh.

Cek Kesehatan Gratis Buat Ojol, Kuota 150 Ribu Pengendara per Hari - Bisnis Liputan6.com

150 Ribu Pengendara Per Hari

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan penyedia layanan transportasi daring merupakan pendekatan strategis untuk menjangkau lebih banyak peserta program kesehatan gratis. Ia menyampaikan bahwa peran aktif dari platform digital transportasi sangat berpengaruh dalam mensosialisasikan program ini ke komunitas pengemudi.

“Tujuan utama kami adalah memastikan para pengemudi tetap sehat agar dapat bekerja secara konsisten dalam mencari nafkah untuk keluarganya. Target kami adalah dapat menjangkau hingga 150 ribu orang setiap harinya. Semoga target ini dapat dicapai melalui kerja sama yang baik dari semua pihak,” ujar Menkes Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo, turut menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif pemerintah tersebut. Ia menilai bahwa pemeriksaan kesehatan gratis merupakan langkah preventif yang sangat berarti dalam membangun gaya hidup sehat di kalangan mitra pengemudi.

“Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap mitra pengemudi yang berperan penting dalam sistem transportasi harian masyarakat. Kami menyambut baik dan siap mendukung penyebarluasan informasi serta partisipasi aktif dalam program ini,” ungkap Catherine.

Di sisi lain, Menhub Dudy juga menyoroti pentingnya keselamatan bagi para pemudik, khususnya yang menggunakan sepeda motor. Dalam konferensi pers pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2025 di kantor Kemenhub, Jakarta, pada Jumat (21/3/2025), ia mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan kembali penggunaan sepeda motor dalam perjalanan mudik, mengingat tingginya risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua.

“Kami tidak berada pada posisi untuk melarang secara langsung, tetapi imbauan ini disampaikan demi melindungi keselamatan para pemudik. Risiko kecelakaan pada kendaraan bermotor roda dua masih cukup tinggi,” jelasnya.

Baca Juga : Kemenko Dorong Layanan Kesehatan Dan Yang Ramah Disabilitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

saya bukan robot *Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.