Momen Gibran Diajak Foto Turis Asal Prancis di Desa Sade NTB
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tengah melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu destinasi yang ia kunjungi adalah Desa Adat Sade, yang terletak di Lombok Tengah. Desa ini dikenal luas sebagai kawasan wisata budaya yang masih mempertahankan kearifan lokal suku Sasak.
Kunjungan Gibran ke desa tersebut dilakukan dalam rangka mendukung sektor pariwisata dan UMKM lokal. Saat menyusuri desa bersama rombongan
Gibran tampak mengenakan pakaian sederhana dan ramah menyapa warga serta pelaku usaha kecil di sekitar area wisata.
Momen Gibran Diajak Foto Turis Asal Prancis di Desa Sade NTB
Momen menarik terjadi ketika seorang turis asal Prancis yang tengah berwisata di Desa Sade mengenali sosok Gibran.
Turis tersebut menghampiri Gibran dan dengan sopan meminta izin untuk berfoto bersama. Gibran pun dengan senyum menyanggupi permintaan itu tanpa menunjukkan keberatan sedikit pun.
Peristiwa ini menjadi perhatian para pengunjung lain dan masyarakat setempat. Turis tersebut mengaku mengenal
Gibran sebagai figur muda di dunia politik Indonesia, dan merasa senang bisa bertemu langsung saat liburan.
“Saya tahu dia dari berita. Luar biasa bisa bertemu langsung,” kata turis tersebut dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh pemandu wisata lokal.
Respons Gibran yang Santai dan Rendah Hati
Gibran menunjukkan sikap santai saat diajak berinteraksi. Ia sempat bercanda ringan dengan sang turis sebelum berpose bersama.
Warga dan pemandu wisata pun ikut mengabadikan momen tersebut, yang kemudian beredar di media sosial.
Sikap rendah hati dan terbuka Gibran ini mendapatkan banyak pujian dari warganet. Banyak yang menilai bahwa Gibran mampu menjaga citra sebagai pemimpin muda yang tetap membumi dan dekat dengan masyarakat.
“Gibran kelihatan nggak jaim dan tetap ramah meski sedang kunjungan kerja,” komentar salah satu pengguna media sosial.
Dukungan untuk Pengembangan Pariwisata NTB
Selain menikmati keunikan rumah adat dan kehidupan masyarakat Desa Sade, Gibran juga berdialog dengan pelaku pariwisata setempat.
Ia mendengarkan langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari infrastruktur hingga promosi wisata yang masih terbatas.
Gibran menyatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kemajuan pariwisata NTB.
Ia berharap destinasi seperti Desa Sade bisa terus dilestarikan dan dikembangkan tanpa kehilangan nilai budayanya.
“Pariwisata berbasis budaya seperti ini harus tetap dijaga. Kita dukung agar promosi lebih kuat, UMKM-nya juga ikut naik kelas,” ujar Gibran.
Daya Tarik Desa Sade di Mata Wisatawan
Desa Sade memang menjadi salah satu ikon wisata budaya di NTB. Rumah-rumah tradisional berbahan anyaman bambu dan atap ilalang masih berdiri kokoh dan digunakan oleh warga.
Wisatawan dapat menyaksikan langsung proses menenun kain tradisional Sasak dan mencicipi kuliner lokal.
Interaksi langsung antara wisatawan dan masyarakat menjadikan tempat ini sangat menarik. Tak heran jika banyak turis mancanegara yang menyempatkan diri datang, termasuk yang mengenali tokoh seperti Gibran.
Kehadiran figur publik di desa tersebut semakin meningkatkan eksposur media dan berpotensi menarik lebih banyak pengunjung ke NTB.
Penutup: Gibran dan Diplomasi Budaya
Momen Gibran diajak foto oleh turis asing bukan hanya sekadar kejadian ringan, tapi juga mencerminkan pentingnya diplomasi budaya.
Dalam situasi yang natural, interaksi seperti ini memberi pesan positif tentang keramahan Indonesia dan potensi sektor pariwisatanya.
Gibran pun dinilai berhasil memainkan peran sebagai figur publik yang tak hanya fokus pada politik, tapi juga peduli pada sektor budaya dan ekonomi lokal.
Kunjungan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia, khususnya di NTB.
Baca juga: Airbus A400M Pertama TNI AU Sukses Terbang Perdana
Leave a Reply